Playlist Musik Asik untuk Menemani Perjalanan ke Pantai, Ini Pilihan Favorit Anak Muda
![]() |
| sumber:grandlagoonresort.com |
Perjalanan menuju pantai seringkali menjadi bagian paling dinikmati dari
liburan itu sendiri. Hembusan angin melalui jendela mobil, matahari yang mulai
naik, dan semangat yang perlahan tumbuh sepanjang jalan akan terasa lebih hidup
ketika ditemani alunan musik yang tepat. Tak heran jika banyak anak muda kini
mempersiapkan playlist khusus sebelum berangkat ke destinasi pantai favorit
mereka.
Menurut pengakuan beberapa pengunjung yang ditemui di kawasan Pantai Anyer
dan Sawarna, musik memiliki peran besar dalam membentuk mood liburan. Lagu-lagu
dengan tempo santai, lirik ceria, dan nuansa tropis disebut mampu membangkitkan
semangat petualangan. “Gue selalu mulai playlist dari lagu-lagu lama yang
klasik tapi ringan, kayak ‘Island in the Sun’ dari Weezer atau ‘Walking on
Sunshine’ yang bikin suasana langsung cerah,” ujar Fina, mahasiswi yang rutin
traveling bersama teman-teman kampusnya setiap akhir semester.
Tren musik untuk perjalanan ke pantai sendiri mengalami pergeseran. Jika
dulu playlist hanya berisi lagu-lagu upbeat dari genre pop atau reggae, kini
banyak juga yang memasukkan unsur indie, R&B ringan, hingga instrumental
akustik. Hal ini dilakukan untuk menciptakan keseimbangan antara semangat
jalan-jalan dan rasa rileks yang diinginkan selama perjalanan.
Bahkan, tidak sedikit yang sengaja mengurutkan lagunya sesuai suasana.
Lagu-lagu dengan nuansa cerah dan penuh semangat diputar di awal perjalanan,
lalu disusul oleh musik yang lebih mellow atau santai ketika mulai mendekati
lokasi pantai. Bagi sebagian orang, ini menjadi semacam ritual yang tak
tertulis namun selalu dilakukan. “Biasanya kalau udah mau sampai pantai, gue
putar lagu yang ada suara ombak atau petikan gitar akustik, biar makin terasa
vibes tropisnya,” tambah Rino, seorang content creator yang sering membuat vlog
traveling ke lokasi-lokasi alam.
Platform musik digital seperti Spotify dan Apple Music turut memudahkan
para pelancong dengan menyediakan berbagai kurasi playlist bertema “Beach
Vibes”, “Summer Hits”, atau “Roadtrip to the Sea”. Namun, tak sedikit juga yang
memilih membuat daftar putarnya sendiri agar terasa lebih personal. Lagu-lagu
internasional seperti “Summer Paradise” dari Simple Plan, “Sunflower” dari Post
Malone, atau “Riptide” dari Vance Joy menjadi favorit karena memiliki melodi
ringan dan mudah diingat. Sementara dari musisi lokal, nama-nama seperti
Fourtwnty, Hindia, dan Dialog Dini Hari kerap muncul dalam playlist karena
menawarkan lirik yang menyentuh dan cocok untuk kontemplasi di pinggir pantai.
Tidak hanya soal lagu, kualitas suara dan speaker portabel juga jadi
perhatian. Banyak pengunjung pantai yang membawa speaker mini untuk dipasang
saat bersantai di pasir atau mendirikan tenda. Namun, kesadaran untuk menjaga
kenyamanan bersama tetap menjadi sorotan penting. “Musik itu seru, tapi jangan
sampai mengganggu orang lain. Apalagi kalau pantainya sepi, kita harus tahu
batas,” ungkap Denny, pegiat komunitas alam terbuka di Jakarta.
Musik, bagi banyak orang, bukan hanya pelengkap suasana, melainkan bagian
dari pengalaman liburan itu sendiri. Dalam setiap nada, ada kenangan yang
tertinggal—baik tentang perjalanan, percakapan di dalam mobil, maupun senyuman
yang tertangkap di bawah cahaya matahari sore. Maka tak heran, menyusun
playlist sebelum pergi ke pantai kini menjadi tradisi baru yang tak boleh
dilewatkan.
